1. Pengertian Strategi Pembelajaran Peer Lessons
  2. Saat ini, begitu banyak jenis strategi-strategi pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran. Apalagi yang diharapkan saat ini proses pembelajaran lebih ditekankan untuk berpusat kepada siswa. Dengan berpusat kepada siswa berarti pembelajaran itu sepenuhnya memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri secara aktif. Sementara bila siswa pasif atau hanya menerima pelajaran dari guru, ada kecenderungan untuk cepat melupakan pelajaran yang telah diberikan. Selain itu, dengan siswa turut aktif dalam proses pembelajaran juga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga keberhasilan pembelajaran yang diharapkan bisa lebih optimal.
    Salah satu strategi pembelajaran yang berpusat kepada siswa adalah strategi pembelajaran Peer Lessons. Strategi pembelajaran Peer Lessons merupakan salah satu bentuk pembelajaran aktif yang mengajak peserta didik untuk belajar secara aktif. Ketika siswa atau peserta didik belajar dengan aktif, berarti mereka yang mendominasi aktivitas pembelajaran. Dengan ini mereka secara aktif menemukan ide pokok materi, memecahkan persoalan atau mengaplikasikan apa yang mereka pelajari ke dalam satu persoalan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Dengan belajar aktif ini, peserta didik diajak untuk turut serta dalam proses pembelajaran, tidak hanya mental tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini biasanya peserta didik akan merasakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan.
    Menurut Silberman (2009:53) mengatakan bahwa: "Peer Lessons adalah strategi yang mengembangkan peer teaching dalam kelas yang menempatkan seluruh tanggung jawab untuk mengajar para peserta didik sebagai anggota kelas". Senada dengan itu Zaini dkk (2008:62) juga mengatakan bahwa: "Strategi Peer Lessons baik digunakan untuk menggairahkan kemauan peserta didik untuk mengajarkan materi kepada temannya". Dalam hal ini, strategi peer lessons lebih terarah pada pembelajaran aktif yang mendukung pengajaran materi pelajaran antara siswa kepada sesama siswa lainnya di dalam kelas.
    Dalam strategi pembelajaran Peer Lessons ini, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing masing anggota kelompok mempunyai tanggung jawab untuk menjelaskan materi kepada kelompok lain sesuai sub topik materi yang mereka dapat dan dalam penyampaian materi hendaknya tidak menggunakan metode ceramah saja atau seperti membaca laporan, namun masing-masing kelompok dapat membuat pengalaman belajar sendiri dengan menggunakan metode-metode sesuai dengan kemampuan mereka sendiri dan materi yang mereka presentasikan kepada teman mereka. Sebelum melakukan presentasi, siswa diberi waktu yang cukup untuk merencanakan dan mempersiapkan presentasi baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Guru dapat memberi beberapa saran kepada siswanya seperti menggunakan alat bantu visual, menyiapkan media pengajaran yang diperlukan atau menggunakan contoh-contoh yang relevan. Sebelum memulai presentasi kelompok, guru juga dapat melakukan variasi dengan membiarkan peserta didik untuk membaca tugas terlebih dahulu. Setelah semua kelompok melaksanakan tugasnya, guru memberikan kesimpulan dan mengklarifikasi sekiranya ada yang perlu diluruskan dari pemahaman siswa.
    Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa Strategi Pembelajaran Peer Lessons adalah suatu strategi pembelajaran yang mengajak siswa untuk turut belajar aktif dalam proses pembelajaran dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajarkan materi pelajaran kepada sesama siswa lainnya di dalam kelas.

  3. Langkah-langkah pelaksanaan Strategi Pembelajaran Peer Lessons
  4. Strategi Pembelajaran Peer Lessons merupakan salah satu strategi pembelajaran aktif. Strategi ini didesain untuk meningkatkan rasa tanggung jawab siswa secara mandiri dan menuntut saling ketergantungan positif terhadap teman sekelompoknya karena setiap kelompok bertanggung jawab untuk menguasai materi pelajaran yang telah ditentukan dan mengajarkan atau menyampaikan materi tersebut kepada kelompok lain.

    Dalam Zaini dkk (2008:62-63) memaparkan langkah-langkah pelaksanaan strategi pembelajaran Peer Lessons yaitu:
    1. Bagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok sebanyak segmen materi yang akan disampaikan.
    2. Masing-masing kelompok diberi tugas untuk mempelajari satu topik materi, kemudian mengajarkannya kepada kelompok lain. Topik-topik yang diberikan harus yang saling berhubungan.
    3. Minta setiap kelompok menyiapkan strategi untuk menyampaikan materi kepada teman-teman sekelas. Sarankan kepada mereka untuk tidak menggunakan metode ceramah atau seperti membaca laporan.
    4. Buat beberapa saran seperti:
      • Menggunakan alat bantu visual.
      • Menyiapkan media pengajaran yang diperlukan.
      • Menggunakan contoh-contoh yang relevan.
      • Melibatkan sesama peserta didik dalam proses pembelajaran melalui diskusi, permainan, kuis, studi kasus, dan lain-lain.
      • Memberi kesempatan kepada yang lain untuk bertanya.
    5. Beri mereka waktu yang cukup untuk persiapan, baik di dalam maupun di luar kelas.
    6. Setiap kelompok menyampaikan materi sesuai tugas yang telah diberikan.
    7. Setelah semua kelompok melaksanakan tugas, beri kesimpulan dan klarifikasi sekiranya ada yang perlu diluruskan dari pemahaman peserta didik.
    Dengan beberapa langkah-langkah strategi pembelajaran Peer Lessons di atas tergambar bahwa siswa diajak untuk belajar secara aktif dengan melibatkan mental dan fisik, serta dapat menciptakan pengalaman belajar siswa yang lebih efektif dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan persiapan-persiapan belajar baik di dalam maupun di luar kelas. Dengan demikian siswa akan merasakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga termotivasi untuk belajar dan dapat berinteraksi dengan sesama siswa lainya dan pada akhirnya dapat memberikan hasil belajar yang maksimal.
  5. Manfaat Strategi Pembelajaran Peer Lessons
  6. Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari penuangan informasi ke dalam benak siswa. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri. Penjelasan dan pemeragaman semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang langgeng. Guru yang hanya bercerita dan ceramah tidak akan memberikan hasil yang maksimal kepada siswa karena pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang mengajak siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran yaitu dengan mendengarkan, melihat, mengajukan pertanyaan dan membahasnya dengan orang lain. Bukan cuma itu, siswa perlu menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktikkan keterampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah atau harus mereka dapatkan
    Manfaat strategi pembelajaran Peer Lessons yaitu:
    1. Otak bekerja secara aktif
    2. Dengan strategi Peer Lessons siswa diajak belajar secara aktif baik di dalam maupun di luar kelas, mereka diberi kesempatan untuk memilih strategi apa yang mereka inginkan dan mereka juga mempunyai tanggung jawab menguasai pelajaran untuk dipresentasikan atau diajarkan kepada temannya.
      Ketika peserta didik belajar aktif, berarti mereka mendominasi aktivitas pembelajaran. Dengan ini mereka secara aktif menggunakan otak, baik untuk menemukan ide pokok dari materi pelajaran, memecahkan persoalan atau mengaplikasikan apa yang baru mereka pelajari ke dalam persoalan yang ada dalam kehidupan nyata.
    3. Hasil belajar yang maksimal
    4. Dengan strategi Peer Lessons peserta didik dapat belajar secara aktif, di dalam dan diluar kelas dan mereka mempunyai tanggung jawab untuk mendiskusikan dan mengajarkan materi pelajaran kepada teman yang lain, sehingga mendorong mereka untuk lebih giat belajar baik secara mandiri maupun kelompok. Dengan demikian hasil belajar akan lebih maksimal.
    5. Tidak mudah melupakan materi pelajaran
    6. Ketika peserta didik pasif atau hanya menerima dari guru, ada kecenderungan untuk cepat melupakan apa yang telah diberikan. Dan dalam strategi Peer Lessons ini siswa diajak serta untuk aktif dalam proses pembelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Dengan demikian akan membuahkan hasil belajar yang langgeng.
    7. Proses pembelajaran yang menyenangkan
    8. Strategi Peer Lessons merupakan strategi pembelajaran yang mengajak siswa untuk belajar aktif. Dengan belajar aktif ini peserta didik diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini biasanya peserta didik akan merasakan suasana menyenangkan.
    9. Otak dapat memproses informasi dengan baik
    10. Otak tidak akan memproses informasi yang masuk kalau otak itu tidak dalam kondisi on, maka otak memerlukan sesuatu yang dapat dipakai untuk menghubungkan antara informasi yang baru diajarkan dengan informasi yang telah dimiliki. Jika belajar itu pasif, otak tidak akan dapat menghubungkan antara informasi yang baru dengan informasi yang lama. Selanjutnya otak perlu beberapa langkah untuk dapat menyimpan informasi. Langkah-langkah itu bisa berupa pengulangan informasi, mempertanyakan informasi atau mengajarkannya kepada orang. Adapun langkah-langkah tersebut terdapat dalam strategi Pembelajaran Peer Lessons.